17 mei 2014 pada waktu itu mendaftarkan diri sebagai mahasiswa di kampus ini, mendaftar secara online memang tidak mudah. Pada waktu itu saya masih di Batam, seluruh berkas-berkas di kirimkan melalui Pos Indonesia.Kampus yang berbeda pengajarannya dibanding kampus lain dengan 70% praktek dan 30% teori memberikan banyak kegiatan survive bagi mahasiswanya. saya merupakan korban dari kampus ini :)
mahasiswa umar usman
saya Supriadi, pada awalnya saya tamatan smk kesehatan jurusan keperawatan. tidak ada hubungannya dengan bisnis sama sekali, ketika lulus saya mendaftar di kampus UNIBA jurusan Kedokteran tetapi sayang sekali saya bukan dari tamatan SMA IPA harapan menjadi dokter pun pupus sudah, pada kahirnya saya mendaftar di akper solo surakarta. sudah mengikuti tes dan lulus hanya tinggal membayar seluruh biaya sebanyak 8,5 jt.
menghadapi kegalauan memilih kampus, saya mendapat tawaran dari mentor SMK saya untuk memilih kampus bisnis, kampus ini mendidik mahasiswa menjadi seorang pengusaha dengan singkat yaitu 1 tahun proses pembelajaran. Di inisiasi dari Dompet Dhuafa dan Pendiri Ippho Santosa penulis buku 7 Keajaiban Rezeki. saya semakin yakin untuk memilih kampus ini sebagai jalan kampus yang membimbing saya mencapai cita-cita yang saya inginkan yaitu pengusaha.
17 Agustus 2014 saya berangkat dari batam menuju jakarta untuk mengikuti tes masuk mahasiswa baru, saya sudah belajar banyak hari itu. membaca banyak buku lulus ptn dan buku-buku lainnya. setelah tiba di kampus ini, bukannya ujian tertulis yang saya dapatkan melainkan membaca al-quran, setetika saya tergugah, masih ada kampus yang luar biasa seperti ini dengan pemahaman yang islami.
ketika matrikulasi selama 1 bulan, banyak sekali kegiatan yang diberikan. mulai dari businness klinik test yaitu mencari uang selama 5 jam Rp. 100.000 terserah bagaimana caranya, hanya dimodalkan KTP saja. pasa saat itu saya gagal hanya mendapatkan Rp. 13,500 hasil kerja jadi kuli panggul dan jualan jus keliling. saya menjadi sadar bahwa sulitnya mencari uang. pola fikir yang salah, mencari uang dengan menjadi karyawan. materi ini mengasah mental blok saya menjadi terbentuk, tidak malu-malu jualan, menghargai uang dan mensyukuri apa yang kita punya.
business survival di bandung,
mencari profit sebanyak Rp. 3.000.000 selama 3 hari bersama 10 orang team umar 4. tantangan baru bagi saya bersama teman-teman karena saat itu pertama kalinya menginjakan kaki di bandung. hari pertama berjualan es blended di gedung sate bandung, hanya mendapatkan puluhan ribu saja, jauh sekali target yang diberikan. hari kedua dilanjutkan dengan menjadi kuli bangunan selama 2 hari dengan upah Rp. 400.000. pengalaman seperti ini lah yang tidak bisa kami lupakan bersama teman-teman mahasiswa kampus umar usman. dibuang di bandung hanya di modalkan satu buah ktp dan bermalam di masjid bersama.
business learning di pare selama 2 minggu,
ini lah saatnya saya bersama teman-teman mahasiswa lainya mendalami speaking dan grammer di pare, kediri. seorang pengusaha juga perlu menguasai bahasa inggris karena bahasa inggris merupakan bahasa internasional agar siap menghadapi MEA 2015. sebenarna sangat kurang berada di pare hanya 2 minggu saja, sebenarnya ingin lebih lama berada di Pare dengan makanan yang murah, alam yang masih hijau dan banyak tempat wisata. Pare seperti rumah kedua bagi saya setelah kampus orang-orang yang ramah membuat saya nyaman berlama-lama di pare. semua karena nikmat kesempatan yang allah berikan melalui kampus bisnis umar usman.
ingin tahu lebih banyak tentang saya dan teman-teman mahasiswa ?
